IP Address

1/05/2016 10:24:00 AM 0 Comments A+ a-

IP Address
ip address


Assalamualaikum wr.wb
Kali ini iam akan ngebahas soal ip address ya . Setiap device jaringan pasti memiliki ip address ya kan ?.Oke langsung aja deh J

1.     Pembagian Kelas & Karakteristik
IP Address adalah alamat identifikasi yang diberikan ke jaringan dan peralatan jaringan yang menggunakan protocol TCP/IP.Guna memudahkan dalam pembagiannya maka IP Address dibagi ke dalam kelas kelas yang berbeda yaitu sebagai berikut:
a.    Kelas A
IP address kelas A terdiri atas  8 bit untuk network ID dan sisanya 24 bit digunakan untuk host ID .Sehingga IP Address kelas A digunakan untuk jaringan dengan jumlah host sangat besar.Pada bit pertama diberikan angka 0 sampai dengan 127.
Karakteristik IP Kelas A   
*     Bit Pertama                    : 0
*     Network ID                    : 8 bit
*     Host ID                          : 24 bit
*     Oktat Pertama              : 1-126
*     Jumlah Network            : 126
*     Rentang IP                     : 1.x.x.x  -  126.x.x.x
*     Jumlah IP Adress         : 16.777.214
Contoh:
IP Address 10.21.45.18 maka :
*     Net ID    : 10
*     Host ID  : 21.45.18
Jadi,IP diatas mempunyai mempunyai host dengan nomor  21.45.18 pada jaringan 10

b.   Kelas B
IP address kelas B terdiri atas  16 bit untuk network ID dan sisanya 16 bit digunakan untuk host ID .Sehingga IP Address kelas B digunakan untuk jaringan dengan jumlah host tidak terlalu besar.Pada  2 bit pertama diberikan angka 10.

Karakteristik IP Kelas B     
*     Bit Pertama                    : 10
*     Network ID                    : 16 bit
*     Host ID                          : 16 bit
*     Oktat Pertama              : 128-191
*     Jumlah Network            : 16.384
*     Rentang IP                     : 128.1.x.x  -  191.255..x.x
*     Jumlah IP Adress         : 65.534
Contoh:
IP Address 160.70.50.66 maka :
*     Net ID    : 160.70
*     Host ID  : 50.66
Jadi,IP diatas mempunyai mempunyai host dengan nomor  50.66 pada jaringan 160.70

c.    Kelas C
IP address kelas C terdiri atas  24 bit untuk network ID dan sisanya 6 bit digunakan untuk host ID .Sehingga IP Address kelas C digunakan untuk jaringan dengan ukuran kecil.Kelas C biasanya digunakan untuk jaringan Local Area Network(LAN).Pada bit pertama diberikan angka 110.
Karakteristik IP Kelas C     
*     Bit Pertama                    : 110
*     Network ID                    : 24 bit
*     Host ID                          : 8 bit
*     Oktat Pertama              : 192 - 223
*     Jumlah Network            : 2.097.152
*     Rentang IP                     : 192.0.0.x – 223.255.255.x
*     Jumlah IP Adress         : 254
Contoh:
IP Address 192.168.11.19 maka :
*     Net ID    : 192.168.11
*     Host ID  : 19
Jadi,IP diatas mempunyai mempunyai host dengan nomor  19 pada jaringan 192.168.11

d.   Kelas D
IP Addres kelas D dipergunakan untuk  IP Adders  multicasting. 4 bit pertama IP Addres kelas D diset 1110. Bit bit seterusnya diatur sesuai multicasting grup yang menggunakan IP Adders ini. Dalam multicasting tidak dikenal host ID dan network ID. Adapun karakteristik lebih jelasnya sebagai berikut :
Karakteristik :
*     Format                : 1110xxxxx.xxxxxxxx. xxxxxxxx. xxxxxxxx
*     4 Bit pertama    : 1110
*     Bit multicasting : 28 bit
*     Byte inisial          : 224 – 247
*     Diskripsi              : Kelas  D adalah ruang alamat multicastingRFC (1112)

e.    Kelas E
IP Addres kelas E tidak digunakan untuk keperluan umum. 4 bit pertama diset 1111. Adapun karakteristiknya sebagai berikut :
Karakteristik :
*     Format                : 1111 xxxx. xxxxxxxx. xxxxxxxx. xxxxxxxx
*     4 Bit pertama    : 1111
*     Bit cadangan      : 28 bit
*     Byte inisial          : 248 – 255
*     Diskripsi  : Kelas  E adalah ruang alamat yang dicadangkan  untuk keperluan  eksperimental
Kelas IP Address lainnya adalah D dan E namun kelas IP D & E tersebut tidak  digunakan untuk alokasi IP secara normal .Melainkan digunakan pada kelas D untuk IP Multicasting sedangkan kelas E untuk IP eksperimental
                                                                                       
2.    Address Khusus
Selain address yang dipergunakan untuk pengenal host ,ada beberapa jenis address yang digunakan untuk keperluan khusus & tidak boleh digunakan untuk pengenal host. Address tersebut adalah:
a.    Network Address
Address ini digunakan untuk mengenali suatu network pada jaringan internet.Address ini didapatkan dengan membuat seluruh bit host menjadi 0.Misalkan untuk host dengan IP Address kelas B 167.205.9.35 .Tanpa memakai subnet ,network address dari host adalah 167.205.0.0 . Tujuannya adalah untuk menyederhanakan informasi routing pada internet .Router cukup melihat network address(167.205) untuk menentukan kemana paket itu harus dikirimkan.
b.    Broadcast Address
Address ini digunakan untuk mengirim/menerima informasi yang harus diketahui oleh seluruh host yang ada pada suatu network.Address ini didapatkan dengan membuat seluruh bit host menjadi 1.Jadi,untuk host dengan IP Address 167.205.9.35 atau 167.205.240.2,broadcast addressnya adalah 167.205.255.255.Jenis informasi yang dibroadcast biasanya informasi routing.
c.    Loopback Address
Alamat dengan Net ID 127 adalah alamat khusus yang digunakan sebagai loopback address.Alamat ini digunakan untuk menguji perangkat lunak pada computer/host.

Jenis-Jenis  Alamat IP
a.    IP Publik
Alamat Publik adalah alamat-alamat yang telah ditetapkan oleh interNIC dan berisi beberapa buah network identifier yang telah dijamin unik(artinya ,tidak ada dua host yang menggunakan alamat yang sambil jika intranet tersebut telah terhubung ke internet.
b.    IP Privat
IP Privat ini dapt digunakan dengan bebas tetapi tidak dikenal pada jaringan internet global.Karena itu biasa dipergunakan pada jaringan tertutup yang tidak terhubung ke internet,misalnya jarkom ATM
Range IP Privat
Kelas A           :          10.0.0.0 - 10.255.255.255
Kelas B           :           172.16.0.0 - 172.31.255.255
Kelas C           :           192.168.0.0 – 192.168.255.255

Pemberian IP Address
a.    Secara Static
Pemberian IP Address secara static adalah alokasi IPnya tetap.Di komputer biasa di set manual. atau jika dari ISP maka IP seperti nomor telp rumah yang tetap tapi saya kurang tahu seberapa banyak ISP yang menggunakan metode seperti ini karena kebanyakan menggunakan IP Dynamic
b.   Secara Dinamic
Pemberian IP Address secara dynamic adalah alokasi IPnya bisa berubah-ubah. Biasa menggunakan DHCP server. Di setting komputer kamu biasa pake setting automatic. Untuk beberapa ISP sering menggunakan metode ini jadi IP yang kita dapat sering berubah-ubah

Sekian dari iam ,semoga bermanfaat J

Walaikumsalam wr.wb